Mengapa Saya Harus Menjadi Fasilitator?

Sabda Rasululloh SAW:

“Jika seorang anak Adam (manusia) meninggal, maka seluruh amalannya terputus kecuali dari tiga hal; sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang senantiasa mendoakannya”[H.R. Muslim]

“Tidak diperbolehkan iri kecuali pada dua hal; Seorang laki-laki yang Alloh karuniai harta lantas ia membelanjakannya di jalan yang benar dan seorang yang Alloh karuniai hikmah (ilmu) lantas ia beramal dengannya serta mengajarkannya” [H.R. Bukhari & Muslim]

Menjadi fasilitator matrikulasi di IIP, bagi saya pribadi adalah demi memenuhi panggilan. Hati saya tergerak, ketika mendengar pertanyaan; apa yang bisa Anda berikan untuk komunitas ini? Saya pun berkaca pada sabda baginda Rasulullah SAW di atas.. bahwa sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat. Dan caranya adalah dengan mengamalkan dan mengajarkannya.

Maka dengan kesadaran inilah, saya mulai mendaftar sebagai fasilitator matrikulasi dan menjalankan proses pelatihan sampai dengan hari ini. Dengan niat mengamalkan dan menyampaikan ilmu, Bismillah, Lillahi Ta’ala.

Menurut saya, seorang fasilitator matrikulasi di IIP perannya lebih kepada peran seorang sahabat 🙂 Yang siap mendukung dikala suka dan duka. Menemani proses perjalanan, pembelajaran dan pemahaman para peserta matrikulasi IIP.

Fasilitator memegang peranan penting di komunitas IIP. Fasilitator ibarat jembatan, yang menghubungkan antara peserta matrikukasi dengan keilmuan di IIP. Untuk itu fasilitator harus siap secara lahir dan batin. Inilah mengapa kelas persiapan untuk seorang fasilitator dibutuhkan dan sangat penting di IIP.

Saya sendiri insyaAllah percaya kepada diri saya sendiri bahwa saya adalah orang yang mudah beradaptasi. Di kelas TfFM sendiri alhamdulillah saya tidak menemukan kendala yang berarti. Masalah time management bagi saya adalah tantangan, yang insyaAllah juga akan bisa saya hadapi. It takes time, but I will follow 🙂

Bismillah saya merasa siap, dan insyaAllah tanpa kekhawatiran. Karena saya percaya dengan niat baik, Allah SWT akan memudahkan jalannya 😊

Untuk strategi selama di kelas, saya akan banyak belajar dari teman-teman lain yang sudah lebih dahulu menjalankan. Yang jelas, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi seorang sahabat, yang siap memfasilitasi teman-teman di kelas matrikukasi sambil belajar.

Rasululloh Bersabda :
“Barangsiapa yang menapaki suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke Surga. [H.R. Ibnu Majah & Abu Dawud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *