Review Fitrah Seksualitas Hari Ke-7

Presentasi hari ini bertepatan dengan hari Ahad, hari GFoS sebetulnya, tapi karena kesepakatan bersama maka GFoS pun kami langgar ๐Ÿ˜†

Kelompok 5 memulai presentasinya dengan video kemudian disusul slide. Saya share slidenya saja yaa… bismillah. Semoga bermanfaat ๐Ÿ˜Š

Diskusi:

[14/1 20:28] Wasilaturrochmah IIP: iya mba.. mari kita ngobrol santai..
jadi kami ingin fokus membahas tantangan yang dari dulu sudah ada ya mba.. dan sekarang semakin besar pengikutnya
[14/1 20:30] โ€ช+62 813-3251-1604โ€ฌ: Iya semakin hari semakin menyebar, dan kita cuek saja ๐Ÿ˜”
[14/1 20:31] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Bisa dijelaskan atau dijabarkan mbak..pengasuhan yg bagaimana yg dumaksd salah pengasuhan? ๐Ÿ™โ˜บ
[14/1 20:39] Wasilaturrochmah IIP: saya bantu jawab ya mba evi.. salah satu penyebab karena sikap orang tua yang tidak peduli dan tidak mendampingi anak-anak dimasa belajarnya
[14/1 20:40] Wasilaturrochmah IIP: ada banyak lagi salah pengasuhan disini..yang lain mungkin bisa menambahkan..
[14/1 20:40] โ€ช+62 813-3251-1604โ€ฌ: Adanya ketidakseimbangan antara peran ayah dan ibu
[14/1 20:41] Wasilaturrochmah IIP: memberikan hp tanpa memantau penggunaannya..
[14/1 20:44] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: ๐Ÿ‘๐Ÿ™ terima kasih …
Sehingga berdampak ke sikap dan kepribadian anak anak ya

[14/1 20:46] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Jadi ingat ini ya…dan harus kedua belah pihak. Kedua orang tua nya yg hadir
[14/1 20:46] Wasilaturrochmah IIP: iya mb evi
[14/1 20:48] Wasilaturrochmah IIP: memungkinkan tidak ya kita mengedukasi / kita sambil belajar bersama orang tua-orangtua yang mungkin mereka tidak tau kalau mereka salah dalam pengasuhan
[14/1 21:02] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Sangat mungkin ya mbak… Kebetulan kan tema iip tahun ini changemaker family๐Ÿ˜.

Dan berangkat nya bisa dari keresahan sosial seperti diatas
[14/1 21:03] Wasilaturrochmah IIP: iya ya mba..tapi kudu mental yg kuat ya mba.. karena kadangkala susah cari orang yg mau belajar dan menyadari kesalahannya
[14/1 21:07] Mustaqimah Isnani IIP: Memulai itu yg susah, bersinergi dg org org sekitar yg sepakat— susah carinya…ada satu dua tp jawabnya.. manut…seringnya berkata bgtu…
[14/1 21:09] Mustaqimah Isnani IIP: Padahal kita (kdg) butuh support ( baik imateri n materi)… Tdk sekedar kata “manut”..
[14/1 21:14] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Betul mbak…makanya saya salut sekali dengan mereka mereka yg menjadi pioner..para awalun awalun๐Ÿ˜ kalau melihat profil nya. Karena memulai gerakan itu memang tidak mudah.. Luar biasa.

Makanya perlu yg namanya komunitas…tempat berkumpulnya orang orang dengan tujuan yg sama
[14/1 21:15] Fatimah Al Bathul IIP: Mba saya sharing ya..
Saya sendiri selama ini punya teman yang homoseks, baik itu gay maupun lesbian. Dua-duanya menutupi hal tersebut dari masyarakat sekitar.

Yang perempuan karena trauma dengan pernikahannya karena pernah mendapatkan kekerasan seksual dari mantan suami.

Yang laki-laki karena lingkungan, dia di pesantren cukup lama. Dia mengaku pertama kali “diperkosa” oleh seniornya yang laki-laku. Yang pada akhirnya memang dia juga pernah jadi pelaku. Dan itu mengganggu orientasi seksualnya cukup lama. Walaupun sekarang sudah menikah dengan perempuan.
[14/1 21:16] Fatimah Al Bathul IIP: sampai beberapa hari yang lalu, awal diskusi tentang fitrah seksualitas ini, fokus saya adalah mengatasi permasalahan.

Maksudnya mereka kenyataannya sudah ada di masyarakat lalu harus diapakan, apakah diterima atau ditolak dan dikucilkan.
[14/1 21:17] Mustaqimah Isnani IIP: Balik lg ke bahasan awal ttg tantangan trkait gay,… Banyak sekalu artikel, komunitas medsos, foto2 na’ udzubillah…miris nglihatnya…lalu sy pandangi anak anak. Mereka masih polos, godaan skitar ngeri…orang tua harus trus mengusahakn pengasuhan yg baik dan benar. Dan akhirnya, lantunan doa yg bener bener yg buat hati kita bs tentrem… Doa meminta Alloh untuk senantiasa menjaga anak anak kita…setiap saat setiap waktu… Inilah kenapa mungkin kita kita alhamdulillah, insyaAlloh terjaga dari godaan, salah satunya ada doa yg pernah dilantunkan oleh ortu kita…๐Ÿ˜Š
[14/1 21:18] Fatimah Al Bathul IIP: Tapi saya lupa bahwa ada kalanya kita perlu mencari akar permasalahan agar bisa mendapat solusi terbaik.

Lalu saya ketemu jawabannya di sini. Bahwa akar permasalahannya ada di orang tua, pola asuh yang dijalankan orang tua. Dan solusinya adalah dengan memperbaiki hal tersebut.

Kalau kita gak bisa memperbaiki kondisi saat ini karena terlalu sulit, maka kita bisa melakukan persiapan untuk generasi selanjutnya. Sehingga berbagai penyimpangan dapat diminimalisir.
[14/1 21:18] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Seruu ya diskusi ini…ketika bicara solusi dengan banyaknya tantangan dan permasalahan yg sudah di jabarkan.

Termasuk tantangan untuk tidak berhenti dlm tataran ilmu tapi juga bergerak menjadi amalโœŠ
[14/1 21:19] Mustaqimah Isnani IIP: Untuk itu mb, orang tua butuh sekolah, butuh banyak belajar…
[14/1 21:20] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Sakit jiwa nya…jadi perlu ke psikolog kalau tidak bisa mengatasi nya sendiri. Perluu bantuan orang lain
[14/1 21:23] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Mau cerita sedikit…saya yg selama ini cuma dengar atau baca tentang penyimpangan ini. Beberapa tahun yg lalu memndampingi sahabat saya yg suami nya ternyata gay๐Ÿ˜ญ. Dan 5 tahun pwrnikahan dia baru cerita karena sudah tidak sanggup lagi… Sebenarnya saya sudah curiga ada masalah dlm pernikahannya. Tapi dia bilang baik baik sajaa
[14/1 21:25] Mustaqimah Isnani IIP: Merangkulnya pelan pelan, kita cukup punya ilmu ( membatasi— hati hati) — karena memang wilayah sensitif… Tanyakan juga ttg apakah dia ingin berubah?! Jika ada niat, insyaAlloh akan dipermudah, taubatan nasuha, dia suruh hindari komunitasnya…ikut komunitas yg mau merangkul utk berhenti total kayak ‘ peduli sahabat’
[14/1 21:26] Fatimah Al Bathul IIP: Ini tantangannya mba. Apalagi untuk orang2 modern yang cenderung individualistis (tunjuk diri sendiri ๐Ÿ˜ฌ). Kepekaan sosialnya harus benar-benar diasah ๐Ÿ˜„
[14/1 21:26] Mustaqimah Isnani IIP: Astaghfirullah…itulah mba…semakin bikin kita was was…yg terlihat soleh pun bs terjerumus…
[14/1 21:27] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Betull๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘… Karena tidak mudah lepas begitu saja bila masih bertemu komunitas ya
[14/1 21:27] Fatimah Al Bathul IIP: Yang perempuan sudah mba. Ke psikolog, sampai pernah ke psikiater karena dia depresi.

Tapi setelah bersesi-sesi konsultasi dengan psikolog dia tetap balik lagi jadi lesbian.
[14/1 21:29] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Saya nggk sanggup meneruskan๐Ÿ™๐Ÿ˜ญ. Proses sahabat saya yg masih mencoba membantu suami nya sembuh walaupun sudah disakiti lahir batin. Akhirnya keputusannya bercerai. Dan yg lebih tragis… Dlm masa proses
Perceraian, suami nya meninggal diduga dibunuh pasangan gay nya๐Ÿ˜”
[14/1 21:31] Mustaqimah Isnani IIP: Allahuakbar…innalillahi…
[14/1 21:32] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Di rukiyah juga bisa jadi solusi…tapi memang harus intens ditempat. Semacam di rehabilitasi
[14/1 21:32] Fatimah Al Bathul IIP: Mba saya speechless. Ini kayak momok masa kini. Laki2 straight bisa jadi “belok”.

Malah kata temen saya ada grup gay di facebook yang ngeshare tutorial membuat laki2 straight jadi belok itu ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
[14/1 21:33] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Dan ini nyataaa… Dia dikenal sebagai orang baik dan taat beribadah
[14/1 21:33] Mustaqimah Isnani IIP: Bisa jd salah satu alternatif…karena sy pernah denger, ada yg dirukyah bisa sembuh…
[14/1 21:35] Fatimah Al Bathul IIP: Malah dia sangat aktif di komunitas lgbt sekarang, mba. Saya udah lost contact sejak beberapa tahun lalu.

Awalnya saya juga meng-encourage dia untuk terus konsultasi dengan psikolog tapi saya gak tau akhirnya gimana. Apakah sekarang masih lesbian atau tidak.
[14/1 21:39] Inggil Windiarti IIP: Nggreges baca diskusi nya ๐Ÿ˜ฐ
[14/1 21:40] Fatimah Al Bathul IIP: Iya mba. Saya jadi merasa beruntung bertemu dengan komunitas yang memang mengarah pada Kebaikan.
[14/1 21:41] Wasilaturrochmah IIP: begitu dekatnya mereka dengan kita ya..
harus kita buat pondasi-pondasi yang kuat untuk keluarga kita.
[14/1 21:42] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Tema ini mbuat saya kilas balik beberapa tahun silam๐Ÿ˜”
[14/1 21:43] Mustaqimah Isnani IIP: Biasanya klo sudah dibutakan pikirannya memang susah…tp adakalanya sesuatu yg perlahan itu bisa menembus sukarnya. Karena sesuatu yg ga mungkin, bisa jadi mungkin…hmmm…moga kita seluruhnya beserta keluarganya senantiasa dilindungi olehNya..aamiin..
[14/1 21:44] Evi Wiliyanti IIP Bunsay: Aamiin ya Allah๐Ÿ˜‡
[14/1 21:44] Mustaqimah Isnani IIP: Berdoa…moga kita dimudahkan juga dalam mendidik anak anak kita sesuai jalan yg baik dan bener…๐Ÿ˜Š
[14/1 21:44] Barlian Mustikaningrum IIP: aamiin…๐Ÿ˜ญ

[14/1 21:53] Mustaqimah Isnani IIP: ๐Ÿ‘†๐Ÿป monggo dipun lihat…
[14/1 21:53] Fatimah Al Bathul IIP: Oh iya, ini detail solusi untuk membangkitkan fitrah seksualitas. ๐Ÿ˜Š
[14/1 21:53] Mustaqimah Isnani IIP: Anak panah — kedekatan…

*end*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *